CIREBON : Ditengah tingginya harga gula di pasar swalayan, yang mencapai Rp8.000 per kg, ternyata harga ditingkat petani tebu masih jauh dibawah harga tersebut. Pada penjualan secara lelang pekan lalu, harga gula putih milik petani hanya laku terjual Rp6.930 per kg.
Harga tersebut jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan harga lelang gula di Jawa Tengah, dima asehari sebelumnya harga lelang mencapai Rp7.100 per kg.
Ketua DPD Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Jabar Anwar Asmali mengatakan turunnya harga gula karena pasokan gula saat ini sudah mulai banyak, seiring dimulainya musim giling tebu diseluruh wilayah sentra pertanian tebu di Jawa, termasuk cirebon.
"Tapi saya memang mencurigai adanya ketidak wajaran dengan turunnya harga gula lelang. Kami akan selidiki itu," katanya.
Anwar sendiri mencurigai adanya gula impor yang mulai masuk membanjiri pasar. Namun itu harus dibuktikan terlebih dulu dilapangan.
Para petani sendiri menyatakan kecewa dengan harga lelang yang jauh dibawah permintaan. Petani sendiri berharap harga gula lelang bisa mencapai Rp7.500 per kg. Namun distributor sangat alot memenuhi permintaan petani dengan alasan harga gula sedang turun. Distributor bahkan menyatakan harga tersebut masih bagus, karena dalam lelang berikutnya bisa jadi harga akan turun.
Pemerintah sendiri menetapkan harga dasar pembelian gula petani seharga Rp5.350 per kg yang menjadi pegangan distributor.
Kepala BKPP Wilayah Cirebon Ano Sutrisno menyatakan lebih baik lelang gula dilakukan cukup sekali yaitu diawal musim giling. Dengan cara itu maka harga gula petani bisa jauh lebih mahal dan tidak terganggu naik turunnya harga gula dipasar.
Sistem lelang masih belum memberikan yang terbaik bagi petani. Demikian juga dengan dana talangan, karena meski harga lelang diatas harga dasar, selisih harga tidak akan seluruhnya diterima petani. Petani hanya menerima 60% dari selisih harga dan 40% untuk distributor yang yang memberikan dana talangan. Jika distributor itu menang lelang, maka harga dibayar tentunya tidak sebesar harga lelang karena sudah dipotong selisih harga tersebut.
Popular Posts
-
CIREBON : PT Pupuk Kudjang menjamin ketersediaan pupuk untuk wilayah Jabar akan terpenuhi hingga akhir tahun 2009 mendatang. Manager Komunik...
-
Meski usianya sudah mencapai 62 tahun namun Enjo Suharjo masih terlihat energik saat bercerita tentang usahanya merinstis pembuatan jamur ka...
-
Rencana operasional jalan tol Kanci-Pejagan mundur dari sebelumnya direncanakan akan operasi bulan Mei 2009 menjadi Bulan Juni 2009. Menteri...
-
CIREBON : Jumlah kiriman uang dari tenaga kerja Indonesia (TKI) melalui layanan Western Union (WU) di Kantor Pos Cirebon hingga triwulan ke ...
-
CIREBON : Produksi gula kristal putih milik petani tebu rakyat Jawa Barat yang dijual melalui system lelang pada tahun ini turun drastis jik...
-
CIREBON : Ditengah tingginya harga gula di pasar swalayan, yang mencapai Rp8.000 per kg, ternyata harga ditingkat petani tebu masih jauh dib...
-
Bandung – Membuka web site dengan alamat www.artav-antivirus.com, sama sekali tidak ada informasi jelas siapa pembuatnya. Hanya sebuah tulis...
-
Melintasi jalan raya pantura, tepatnya di sepanjang jalan by pass antara Plumbon --Plered Kabupaten Cirebon, di kanan dan kiri jalan sejumla...
-
Petani mangga gedong gincu di Kabupaten Cirebon mendapatkan bantuan berupa alat pendeteksi hama lalat buah. Dengan bantuan alat tersebut dih...
-
CIREBON : Turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) per tanggal 15Januari lalu yang diikuti turunnya harga listrik oleh PLN ternyatamasih belu...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment